Berbagi dan Sharing · Riwayat Cerita

4 Alasan Kenapa Hubungan Yang Indah Pun Bisa Gagal

stock_photography_tutorials_07
sumber Foto : http://121clicks.com/tutorials/stock-photography-tips-ideas-and-tutorials

 

Kegagalan adalah usaha yang disuruh coba lagi sampai berhasil. Dalam hubungan yang paling indah sekali pun, ga jarang berujung pada kegagalan. Pernah kamu liat teman, orang lain, atau justru kamu sendiri mengalami hubungan yang indah berujung pada kegagalan? Gimana?Uuuu…, cedih atuhh ~

Perlu kamu tau, keindahan sebuah hubungan sama sekali ga menjamin mengantar kedua pemerannya menuju pelaminan. Karena kita ga pernah tau apa yang akan terjadi kemudian, karena masih menjadi rahasia sang waktu sampai hubungan itu menemukan benang merah.

“Terus kenapa bisa gagal?”

Jawaban paling simpelnya adalah hubungan yang indah belum tentu hubungan yang berhasil

Hmm…, jawabannya clasic banget ya? Sebenarnya ada beberapa hal yang jadi alasan kenapa hubungan yang indah bisa gagal. Buat kamu yang sekarang sedang menjalani hubungan yang terasa indah, jangan terlalu senang dulu, tapi optimis sih boleh aja.

Sedikit Menurut gue  4 Alasan kenapa hubungan yang indah pun bisa Gagal….Cekidott

 

Indah belum tentu nyaman

 

Kenyamanan adalah salah satu pilar penting dalam pondasi hubungan. Ibarat sebuah rumah, kenyamanan itu teras tempat saling bertukar cerita sambil menikmati kudapan dan teh saat sore hari. Membuat pelakunya betah menikmati hidup bersama.

Tetapi, hubungan yang indah belum tentu nyaman. Keindahan itu kan hanya kemasan yang terlihat, belum tentu isinya bagus juga. Dalam hubungan yang indah, mungkin aja salah satu atau kedua pemerannya merasa ga nyaman, tapi tetap memaksakannya. Yang penting terlihat indah di hadapan banyak orang.

Entah karena cara pasangannya berbicara, memberi perhatian, memperlakukan, atau hal lain yang menimbulkan pemicu rasa ga nyaman yang lama kelamaan membuat salah satu di antara keduanya menyerah. Sehingga pada akhirnya, hubungan itu gagal.

 

Indah belum tentu asli

 

Ada pepatah berbunyi. “Tak selamanya yang berkilau itu emas, soalnya emas aja ada imitasinya.”Dari pepatah itu kita bisa mengambil kesimpulan bahwa yang indah belum tentu asli. Makanya banyak bermunculan jersey grade ori, ga apa-apa ga asli yang penting indah buat dipake nobar. ~

Bisa aja dua orang yang menjalani hubungan indah itu selama ini hanya menggunakan topeng. Di depan khalayak ramai, mereka berusaha terlihat sangat mesra seolah pasangan paling sempurna di dunia ini sampai yang melihatnya berpikir kalo mereka adalah jodoh. Padahal di balik tirai keramaian, mereka selalu berseteru layaknya kubu sekutu dan kubu poros pada perang dunia kedua

Hingga mereka berdua udah ga tahan lagi dengan sandiwara masing-masing, akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan –yang terlihat– indah itu. Emang siapa yang ga capek pura-pura terus? Pura-pura ga kangen aja nyesek banget, apalagi pura-pura terlihat indah dalam tebing kehancuran.

Hidup ini kan memang panggung sandiwara, jadi jangan kaget kalo ada orang yang dramanya nyaris sempurna, nyaris sempurna loh ya, bukan berhasil. Mereka sukses memainkan lakon, tetapi gagal menyutradari kenyataan.

 

Indah tapi ga direstui

Restu orang tua itu adalah restu Tuhan. Jadi, kalo orang tua nggak merestui hubungan kamu dan pacarmu, seindah apapun hubungan kalian, ya niscaya akan gagal dan dibayang-bayangi rasa bersalah, bisa aja sih berhasil tetapi dalam tanda kutip. Karena akan ada sesak yang terbalut lembut pada tiap pertemuan diam-diam, pelukan penuh keganjilan, dan genggaman yang seolah dapat terlepas kapan saja.

Kalo kita membahas yang lebih berat dan jauh lagi tentang restu, buat direnungi aja ya. Pernah dengar kalimat. “Kalo siap menikahi anaknya, berarti siap juga menikahi keluarganya?”

Kalimat di atas itu menyadarkan kamu bahwa hubungan kalian nggak selamanya hanya tentang ketemuan, makan, nonton, jalan-jalan, dan whatever fun things you want to do.

Kamu akan dihadapkan pada jenjang yang lebih serius lagi, menikahi pasanganmu dan setia hidup bersamanya selamanya. Kamu pun diwajibkan mengenal lapisan keluarganya serta menyatu ke dalamnya. Namun sebelum itu, hal pertama yang terpenting adalah mendapatkan restu kedua orang tuanya.

Kalo dalam tahap mendapatkan restu udah gagal, seindah apapun hubungan kalian, kalian ga akan bisa merasakan kebahagiaan hakiki pada momen terindah; pernikahan. Mau diakhiri aja sejak dini? Silakan jika sanggup dan demi kebaikan. Atau mau kawin lari? Silakan juga menempuh jalan pintas. Silakan menikmati rasa bersalah bersama pasanganmu dalam tiap detik hingga pengujung hayat. ~

 

Indah tapi bukan jodohnya

 

Well, untuk poin terakhir ini, kita gunakan analogi pertandingan sepak bola. Kamu dan pacarmu bersama melewati lawan dan saling bertukar operan mulai dari gawang sendiri dengan teknik yang sangat indah. Tetapi ketika tiba saatnya pacarmu melakukan operan terakhir ke dalam kotak pinalti, ternyata tiba-tiba aja pemain lain yang mencetak gol ke dalam gawang. Kemudian pacarmu dan orang itu melakukan selebrasi, tanpa memerhatikan perasaanmu.

Udah banyak kejadian ga terduga terjadi. Pacarannya bertahun-tahun sama siapa, eh, nikahnya sama siapa. Ya, namanya juga bukan jodoh. Jodoh kan di tangan Tuhan, ga ada yang tau. Jadi seindah apapun hubungan, kalo memang bukan jodohnya, ya ga akan bersatu walaupun orang tua sudah memberi restu.

Tetapi ga ada salahnya keras kepala memperjuangkan pasanganmu hingga titik darah penghabisan. Sebuah hubungan itu bisa seperti sumber kebahagiaan, tapi bisa juga jadi medan perang yang melelahkan pula menyakitkan. Bagian terpentingnya adalah menikmati proses, yang penting jangan menyerah, sebelum penghulu menyatakan sah!

Takdir tidak dapat diubah, tetapi perjuangan keras dan air mata dalam doa ketika menyebut nama orang yang kau cintai akan membuat Tuhan mempertimbangkannya lagi.

Itulah alasannya kenapa hubungan yang indah pun bisa gagal. Silakan pahami dan renungi, agar kamu bisa menyiapkan rencana terbaik untuk hubunganmu nantinya supaya berhasil. Ingat ya, yang terbaik, bukan indah. ,

 

Yap.. This is the end of the post , alasan apa yang menurutmu paling sering membuat hubungan yang indah bisa gagal? Alasan versi kamu juga boleh. Mari kita bahas secara santai di kolom comments. Dong…

 

 

Advertisements

14 thoughts on “4 Alasan Kenapa Hubungan Yang Indah Pun Bisa Gagal

  1. Betul sekali ya apa yang dibilang di atas :hehe.
    Ada banyak hal yang mesti dipertimbangkan untuk sebuah hubungan, karena hubungan itu bukan cuma untuk hari ini.
    Tulisan yang bagus 🙂

  2. Jgn banyak pertimbangan juga bro. Namanya sesuatu no body perfect, ada plus minus. Tetap harus menentukan satu dr berjuta yg ada. Yg penting dlm hubungan harus slalu ada komunikasi, dgn begitu kita bisa melengkapi kekurangan masing2.

  3. Gue dua kali pcrn lama,masing2 2 th dan putus bgtu aja.
    Trs byk yg nanya knp putus?kok bisa?kalian kan udah mau nikah?!
    Jawaban gue..ya krn ga jodoh dan ada pertimbangan2 yg membuat gue utk mengakhiri hub gue dg dia.
    Drpd gue bertahan tp gue ga nyaman,dinyaman2in tp ga kuat.mending berakhir,iya kan?!

  4. aku 2 minggu lagi hari H ajah bisa gagal hahaha #curcol
    Menghindari kegagalan dari keindahan sih sebaiknya nggak perlu memperlebay perasaan kalau masih pacaran, sebelum kata SAH keluar dari penghulu.

    Jadi ketika takdir mengatakan tidak berjodoh, rasa ikhlas itu sudah ada dan yang pastinya nggak akan sakit2 banget. #ngalaminsendiri huhuu

      1. bukannya mau mengingatkan, mksdnya gini masa lalu hnya utk dikenang, tidak utk dilupakan, kenanglah sisi baiknya saja dan belajarlah dri kesalahan masa lalu ya gitu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s