Berbagi dan Sharing · Riwayat Cerita

Hubungan Beda Agama

Screenshot_2015-12-25-07-41-43
Sumber gambar : IG rajaparodi

Dulu aku percaya tasbih dan salib dapat menyatu, dulu. Sebelum kau memilih pergi dengan yang lain

Seorang perempuan menundukkan kepalanya sambil menggenggam erat tasbih di antara kedua telapak tangannya. Dia terlihat sangat khusyuk berdoa di dalam hati pada sebuah mushola kantor,

di antara mukena mukena yag telah dipakai darinya. Sinar matahari pagi perlahan menembus kaca jendela mushola itu hingga menyentuh lantai. Suasana hening menyelimuti perempuan itu.

Udara di sekitarnya menjadi saksi bisu doa-doa yang diucapkan mempertaruhkan harapan terakhirnya.

Tuhan, kumohon persatukan kami hidup dan mati. Aku sungguh mencintainya. Aku mulai lelah. Permudahkanlah

ucap perempuan itu tanpa suara. Bulir-bulir air matanya mulai merebak dari ekor matanya, menjulur turun ke pipinya dan jatuh tepat pada tasbih yang dia genggam.

Wajah cantiknya tampak lelah berharap. Bibirnya bergetar mengais ketabahannya yang kian menipis,

Sementara itu, di suatu tempat yang berbeda di waktu yang sama.

Di sebuah gereja bercahaya temaram, seorang pria baru saja menyelesaikan ibadah sore di gereja tua yang ada di yogyakarta.

Kedua telapak tangannya menggenggam berdoa seraya berpasrah untuk menyebutkan nama perempuan itu yang selalu di sebut dalam doa.

“Ya Tuhan, jika dia memang jodohku, jodohkanlah kami. Aku mohon, kami sudah berjuang sejauh ini, kabulkan doa untuk kali ini . Amin…,” ucap pria itu sungguh-sungguh.

Bibirnya mengatup, hatinya bersuara melafalkan doa-doa yang dia hapal di luar kepala. Di atas bangku bangku gereja tua ini, pria itu memasrahkan nasib hubungannya .

Di dalam doanya pikirannya menerawang jauh pada ingatan pahit beberapa waktu lalu.

Mungkin Semua karena perbedaan keyakinan yang menjadi garis penghalang hubungan Pria dan wanita itu. Memang, hubungan yang berbeda agama itu tidak pernah mudah. Tidak pula banyak yang berhasil.

Ada yang berhenti saat baru saja dimulai, ada juga yang berhenti saat di tengah

Juga ada yang berakhir di ujung jalan. Dan perhentian di ujung jalan ini yang paling ditakutkan oleh wanita dan pria ini. Karena, baik dari orang tua masih berdebat tentang agama, tidak ada yang memberi restu hingga detik ini.

Jodoh memang di tangan Tuhan, tetapi bagaimana bila dalam nama Tuhan yang berbeda? Hubungan yang terjalin dalam perbedaan agama seperti halnya sebuah benih pohon yang ditanam dalam tabung kaca. Benih itu akan tumbuh subur perlahan-lahan disiram dan dirawat oleh harapan sepasang kekasih yang saling mencintai.

Seiring berjalannya waktu dan cinta yang diperjuangkan, pohon itu akan meninggi dan berdaun rimbun. Namun semakin tinggi dan rimbun pohon itu, suatu hari akan menyesaki tabung kaca tempatnya tumbuh. Pada akhirnya saat tabung kaca sudah lagi tidak kuat menahan pertumbuhan pohon,

tabung kaca itu retak dan pecah berkeping-keping. Dan tabung kaca itu adalah sepasang kekasih yang selama ini memperjuangkan cintanya dalam perbedaan nama Tuhan, yang akhirnya hancur dan berakhir.

Cinta bukanlah sesuatu yang dapat dirangkai dengan mudah sendirian. Tentunya cinta yang hebat tercipta oleh dua orang yang sama-sama berjuang. Bukan yang satu compang-camping bertahan, yang satunya hanya acuh dan duduk diam. ,

Hubungan yang terlihat baik-baik saja justru banyak permasalahan yang kasat mata. Hanya saja dua orang yang berada di dalamnya berusaha menutupi. Dalam posisi ini wanita dan pria ini sama-sama berusaha menjaga keutuhan mereka. Cinta ini begitu hebat.

Pada akhirnya sesuatu yang dipertemukan bukan juga untuk di takdirkan. kita masih sama-sama berjuang hingga Tuhan memberikan pilihan “Bertahan atau tinggalkan “.

 

Advertisements

8 thoughts on “Hubungan Beda Agama

  1. Bli, dulu, sebelum memakai penutup kepala, aku pun pernah berhubungan dengan pria yang berbeda rumah ibadah. Tapi, sebelum terlalu bnyk waktu terbuang kita memutuskan berpisah karena kita sama2 tahu bahwa hubungan tanpa restu orang tua pasti Tuhan tidak akan pernah merestui juga 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s