Berbagi dan Sharing · Riwayat Cerita

Perihal Pengganti

DCIM101MEDIA
sumber foto : Pantai slili

Sesuatu yang telah berakhir, seharusnya memanglah berakhir. Tanpa ada satu hal pun yang masih tertinggal atau berbekas. Dan setelah itu kita memulai lembaran baru. Tetapi sayangnya tidak sesederhana itu, setiap manusia memiliki ingatan yang menyimpan kenangan, membuat manusia itu sendiri menjadi pengingat yang baik perihal momen yang pernah dilewati bersama.

Di antara ratusan juta manusia yang tinggal di bumi ini, ada yang datang dan pergi di dalam kehidupan. Di antaranya ada juga yang menetap hingga saat kamu membaca tulisan ini. Orang yang datang mengisi kehidupan sedikit banyak memberikan perubahan di dalam diri dan dunia kita. Orang yang pergi pun sedikit banyak memberikan kenangan yang kita ingat di dalam kepala.

Ya, orang yang pergi selalu meninggalkan kenangan. Suara, canda, tawa, tangis, senyum, pengalaman, dan hal apapun yang membekas di ingatan.

Sebagian orang masih mengingat dan menikmati kenangan tentang seseorang yang dicintainya. Kadang kenangan yang membangkitkan luka, yang berisiko menyakiti hati. Sama halnya seperti memutar sebatang rokok di antara jemari dan telapak tangan. Kamu tau betul akan terluka jika ujung rokok yang menyala terkena kulit, tapi kamu tetap melakukannya. Mungkin seperti itulah analogi ketika menikmati kenangan.

Ketika seseorang yang kamu cintai pergi dalam keadaan masih sangat mencintainya, apa yang akan kamu lakukan? Beranjak dan merelakannya? Atau pasrah terjembab dalam kubangan masa lalu? Atau…, mencari seorang ‘pengganti’?

Seorang yang baru untuk menggantikan posisinya di hatimu. Seorang yang kamu butuhkan untuk mengobati luka patah hati. Seorang pengganti yang dapat kau cintai.

Berbicara perihal pengganti, secara sadar atau tidak, sebetulnya kamu hanya menukar posisinya dengan dia yang telah pergi.

Dan taukah kamu bahwa itu sebuah hal yang keliru?

Takkan ada pengganti untuk dia yang telah pergi, takkan ada. Sebab dia hanya satu dan satu-satunya di dunia ini. Dia spesial dan memiliki tempat yang istimewa di hatimu, karenanya kamu mencintainya dengan sangat sampai sulit dan bahkan tidak bisa merelakannya.

Menjadikan dia yang baru sebagai pengganti sama saja kamu menganggapnya sebagai alat yang berfungsi membahagiakanmu dan sebagai pelampiasan. Kamu tidak benar-benar mencintainya, karena perasaanmu masih yang lama. Cinta terhadap orang yang telah pergi. Dengan begitu kamu menipu hati.

Bukankah itu egois? Karena kamu hanya memikirkan dirimu sendiri? Bukankah itu bentuk ketidakmampuanmu dalam menerima kenyataan bahwa dia yang lama telah pergi? Sehingga kamu menggunakan dia yang baru sebagai pengganti.

Dia yang baru adalah seorang yang sepantasnya kamu cintai dengan hati dan perasaan yang baru, yang tanpa sedikit pun tertempel hal dari masa lalu. Seperti selembar kertas putih yang masih kosong. Kamu dan dia menulis cerita baru tanpa mengingat lagi hal-hal yang sudah berlalu.

Ingatlah, dia yang baru bukanlah pengganti, dia punya peran dan porsinya sendiri mengisi kehidupanmu. Lebih baik atau lebih buruk pun takkan sama, meskipun ada kemiripan dengan dia yang lama.

Menjadikan dia yang baru sebagai pengganti sama saja menyakiti dirimu sendiri dan tentu menyakitinya, sampai suatu hari kamu menyadari bahwa yang telah kamu lakukan adalah sebuah kesalahan atas egomu. Sampai suatu hari dia akhirnya menyadari bahwa kamu tidak benar-benar mencintainya.

Dia yang baru bukanlah pengganti, sebab dia mencintai dirimu dan yang menemanimu membangun masa depan.

Tak ada yang bisa terjadi kalo semua yang terjadi bisa dilakukan, pada dasarnya kita adalah manusia yang membutuhkan kenangan.

Tak ada yang bisa yang dijadikan bahwa kita hanya menghadirkan sebuah kenangan, iya kenangnan selalu menghadirkan kita selalu pengganti ketika hujan tidak perpelangi.

Kau tau kau dan aku hanyalah sebuah manipulasi dalam hidup ini,

Advertisements

4 thoughts on “Perihal Pengganti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s