Berbagi dan Sharing · Riwayat Cerita

Memilih untuk Sendiri

mol_illust2
sumber ; ehloo

Yeah ga kerasa memasuki usia 26 tahun. Usia yang banyak dibilang sebagai usia keramat bagi kehidupan seseorang. Kamu sudah bukan anak kecil lagi, bukan abg lagi yang bisa berbuat banyak banget hal untuk menuntunmu mencari jati diri. Di umur 26, kematangan kamu menuju kedewasaan sungguh mulai diuji.

Memasuki 26 tahun, kamu sudah tidak terlalu memikirkan have fun memiliki pasangan. Apalagi bagi seorang cewek, sudah bukan waktunya hanya sekedar memiliki status pacar dan bersenang-senang tiap malam minggu datang. Kamu bukan sekedar mencari pasangan, tetapi mencari teman untuk seumur hidup.

Karena tuntutanmu yang semakin banyak mempertemukan dengan orang-orang cukup penting terkait pekerjaan, di umur 26 kamu juga akan lebih memperhatikan penampilan. Meski bukan berarti risih membeli pakaian yang murah, tetapi memiliki satu dua pasang pakaian yang nyaman dan sesuai menjadi hal yang cukup penting.

Hidup itu kan punya banyak fase untuk kita jalani.Ada fase yang memang bias dinikmati sendirian, karena tidak biasa dilalui dengan orang yang tidak tepat.Ada pula fase hidup yang memang Cuma bisa dinikmati bukan sendirian.Analoginya kayak ilalang, meskipun dia tidak indah kalo dia berdiri sendiri, dia akan lebih tidak indah kalo dia berdiri ramai-ramai dengan lidi

Dan saat ini, aku lagi jadi ilalang aku sedang tumbuh sendiri, di sekitar aku ga ada ilalang lain yang bisa diajak untuk tumbuh bersama. Jadi, buat apa aku maksa untuk berdiri dengan lidi hanya agar terlihat tidak sendiri? Hasilnya tidak akan indah, kan?

Jadi disini aku akan membagi tips apa saja yang mulai berubah saat umur kita memasuki 26 tahun ?

  1. Mulai lebih realistis dalam hidup

IMG_20140216_155340

Ketika  berada di umur 26 tahun dan kamu belum mencapai apa yang kamu impikan saat masih labil dulu, kini kamu mulai berpikir dan menghadapi realitas. Bahwa tidak semua hal yang kamu inginkan bisa terwujud sesuai harapan. Kamu mulai rela menjalani kehidupanmu sebagai seorang dengan pekerjaan yang mungkin belum sesuai impian. Karena di umur ini rasanya sudah tak mungkin masih meminta dari orang tua.

Meski begitu, impianmu untuk menjadi seseorang seperti yang kamu bayangkan di masa lalu akan tetap ada dalam hati. Entah, akan kamu wujudkan perlahan-lahan, atau menguap bersama kesibukan di kehidupan nyata.

2. Tak terlalu peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain tentang kamu

DCIM101MEDIA

Khawatir terhadap apa yang orang lain pikirkan tentang kita, adalah hal wajar yang mungkin pernah dirasakan semua orang. Kita mungkin sering stress karena merasa dihakimi atau dikiritik oleh lingkungan. Tetapi terlalu mempedulikan apa yang orang lain pikirkan atau katakan tentang kita ternyata tak banyak membantu menggapi impian. Bahkan, sangat mengganggu dan menambah beban pikiran sehari-hari.

Percaya dengan diri sendiri, adalah hal pertama dan utama yang harus dipegang untuk menapaki tangga selanjutnya.

 

3.  Tak lagi menyalahkan orang tua jika terjadi sesuatu dengan hidupmu

bligum

Dulu saat Sekolah , sesuatu yang buruk terjadi di hidupmu mungkin akan banyak peran orang tua yang kamu salahkan. Entah cara mendidik mereka, pertengkaran mereka yang membuatmu muak berada di rumah, atau segala hal yang kita ada-adakan untuk menutupi tanggung jawab kita sendiri dan melemparkannya kepada orang tua.

Tetapi memasuki umur 26 tahun, kamu sadar bahwa hidupmu adalah tanggung jawabmu. Orang tuamu berperan mengantarkanmu, tetapi mereka tidak patut disalahkan atas apa yang terjadi dalam hidupmu sekarang dan kemudian. Kamu mulai dewasa.

 

4.  Kamu bukanlah gagal

IMG_20140624_205926

Berani menanggung risiko dan konsekuensi yang kamu jalani, dan semakin mantap untuk terus berusaha. Tidak semua keberhasilan bisa diraih dengan cara yang instant, atau sesuai timeline yang pernah kita tuliskan di sebuah kertas.

Jadi kalau kalian punya cerita tentang masalah tentang beberapa hal saat kita memasuki umur 26 tahun bagi cerita dikolom coment dong ~

Setelah beberapa jam merenung ternyata capek juga aku ngomong bener ?

 

Advertisements

3 thoughts on “Memilih untuk Sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s